Ilmu Budaya Dasar


Ilmu Budaya Dasar


Pada semester ini kita mempelajari tentang Ilmu Budaya Dasar. Apa itu ilmu budaya dasar (IBD) ? 
Dalam pengertian nya  Ilmu Budaya Dasar merupakan  pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

       Istilah Ilmu Budaya Dasar (IBD) dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities“. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa Latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari The Humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa The Humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.

          Dalam  mata kuliah ilmu budaya dasar ini ialah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari hari dan diharapkan turut mendukung dengan mengembangkan kebudayaan itu sendiri secara kreatif.

    1. ISD Sebagai Salah Satu Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU).

MKDU adalah singkatan dari mata kuliah dasar umum, yaitu kumpulan dari beberapa mata kuliah yang tergabung menjadi satu wadah. Mata kuliah dasar umum terdiri atas mata kuliah pancasila, agama, kewiraan, pendidikan sejarah perjuangan bangsa, ilmu alamiah dasar(IAD), ilmu sosial dasar(ISD), dan ilmu budaya dasar(IBD).

     Ilmu sosial dasar sebagai (MKDU) merupakan suatu bahan studi yang dirancang untuk kepentingan pendidikan/pengajaran di Indonesia yang diberikan di perguruan tinggi. Ilmu sosial dasar sebagai mata kuliah dasar umum di tujukan untuk menghadapi masalah-masalah dalam menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi, tegasnya ilmu sosial dasar adalah usaha yang diharapkan memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi masalah sosial.

      A. Definisi, tujuan ISD dan IPS  :

ISD ( Ilmu Sosial Dasar ) merupakan ilmu yang mempelajari masalah-masalah sosial, khususnya masalah2 yg diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori2 (fakta, konsep, teori) yg berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu2 sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah) MK.

IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial ) merupakan suatu program pendidikan dan bukan sub-disiplin ilmu tersendiri, sehingga tidak akan ditemukan baik dalam nomenklatur filsafat ilmu, disiplin ilmu-ilmu sosial (social science), maupun ilmu pendidikan. Social Scence Education Council (SSEC) dan National Council for Social Studies (NCSS), menyebut IPS sebagai “Social Science Education” dan “Social Studies”. Dengan kata lain, IPS mengikuti cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran seperti: geografi, ekonomi, ilmu politik, ilmu hukum, sejarah, antropologi, psikologi, sosiologi, dan sebagainya.
     
Tujuan ISD dan IPS :

1). Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.

2). Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
3). Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya ( mempelajarinya ).

4). Memahami jalan pikiran para ahli dalam bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan  mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.


      B. Perbedaan dan Persamaan ISD dan IPS:

Adapun persamaan antara keduanya adalah :
  1. Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentinga program pendidikan
  2. Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
Adapun perbedaan antara keduanya adalah :
  1. Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
  2. Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
  3. Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian,sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukanpengetahuan dan ketrampilan intelektual.
C. Ruang Lingkup ISD

Isd memiliki ruang lingkup yaitu:
1. konsep sosial atau pengertian tentang kenyataan sosial dibatasi oleh konsep dasar yang sangat diperlukan.

2. kenyataan sosial yang ad pada masyarakat karena mempunyai latar belakang dan sudut pandangnya.

3. masalah yang timbul terkait satu dengan yang lain.

2. Manusia dan Kebudayaan
  
      Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, atau secara campuran dan Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Manusia dan kebudayaan memiliki keterkaitan satu sama lain. Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari-hari dan juga dari kejadian-kejadian yang sudah diatur oleh Sang Pencipta. 

        Budaya tercipta/terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini. Manusia di ciptakan oleh tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini.  Di samping itu manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku.Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa menciptakan kebudayaan.

Dengan kata lain, kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya dan  manusia dapat hidup ditengah kebudayaan yang diciptakannya.Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendudukungnya Manusia. 

A. Unsur Unsur yang Membangun Manusia.

Ada dua pandangan yang dapat dijadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia : 

Manusia terdiri dari 4 unsur yang saling terkait yaitu :
  • Jasad  : Badan kasar manusia yang tampak dari luar, dapat diraba
  • Hayat  : Mengandung unsur hidup yang ditandai gerak 
  • Ruh     : Bimbingan tuhan yang bekerja secara spiritual yang memahami kebenaran
  • Nafas  : Kesadaran tentang diri sendiri
Manusia sebagai suatu kepribadian memiliki 4 unsur, yaitu :
  • Id  : Merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak tampak.   Merupakan libido murni, atau energy psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional. 
  • Ego : Bagian yang pertama kali dibedakan dengan ID,  disebut kepribadian eksekutif karena peranannya dalam menghubungkan energy Id ke dalam saluran social yang dapat dimengerti orang lain.
  • Super Ego : Kepribadian yang muncul paling akhir sekitar usia 5 tahun. Super ego terbentuk dari lingkungan ekternal. Super ego merupakan kesatuan standar moral yang diterima ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas dalam lingkungan luar diri.
B. Hakekat manusia

       Dalam kamus bahasa indonesia hakikat adalah intisari atau dasar. Selain itu, hakikat juga memilikiarti sebagai kenyataan yang sebenarnya atau sesungguhnya. Jadi dapat di katakan bahwa yangdimaksud dengan hakikat manusia adalah dasar atau kenyataan dari manusia itu sendiri yaitu :a. Mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.b. Mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan mahluk lainnya.c. Mahluk biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawid. Mahluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan tekologi mempunyai kualitas danmartabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

C. Kepribadian Bangsa Timur

       Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri. Manusia membutuhkanmanusia lainnya untuk dapat berinteraksi dan bertahan hidup. Hal tersebut benar dianut oleh masyarakat pada bangsa timur terutama Indonesia. Rasa kebersamaan yang kuat bisa dibilangsebagai kepribadian bangsa.Segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yangdimiliki masyarakat itu. Di Indonesia banyak sekali kebudayaan dan kepribadianyang ada.
   
        Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia memiliki banyak sekali suku sehingga dengan sudah sangatpasti kebudayaannya pun berbeda.Sistem ideologi yang ada biasanya meliputi etika, norma, adat istiadat, peraturan hukum yangberfungsi sebagai pengarahan dan pengikat perilaku manusia atau masyarakat agar sesuai dengankepribadian bangsa yang sopan, santun, ramah, dan tidak melakukan hal yang dapat mencoreng kepribadian bangsa.

D. Definisi Kebudayaan

            Pengertian kebudayaan adalah
sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan danmeliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalamkehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

            Unsur-unsur kebudayaan
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan,antara lain sebagai berikut: 

        1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
         alat-alat teknologi, sistem ekonomic, keluarga, kekuasaan politik 

        2. Bronislaw Malinowski mengatakan  unsur pokok yang meliputi:
            sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat
                        
E. Wujud kebudayaan

        Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga:
        a. gagasan
        b. aktivitas
        c. artefak.

F. Orientasi Nilai Budaya

       Orientasi Nilai Budaya Manusia ( kerangka Kluckhohn ) :a. Hakekat Hidupb. Hakekat Karyac. Persepsi Manusia Tentang Waktud. Pandangan Terhadap Alame. Hubungan Manusia Dengan Manusia

G. Perubahan Kebudayaan

      Perubahan Kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karenaketidaksesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaanyang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.

H. Kaitan Manusia dan Kebudayaan

        Hubungan antara manusia dan kebudayaan secara sederhana adalah manusia sebagai perilakukebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia dari sisi lain hubunganantara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia danmasyarakat dinyatakan sebagai dialektis. Proses dialektis tercipta melalui tiga tahap :

Eksternalisasi : Proses dimana manusia mengekspresikan dirinya· 
Obyektivitas    : Proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif · 
Internalisasi     : Proses dimana masyarakat kembali dipelajari manusia

3. Konsep Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusatraan 

      Ilmu Budaya Dasar secara sederhana adalah pengetahuan yang diharapkan mampu memberikan pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan . Suatu karya dapat saja mengungkapkan lebih dari satu masalah, sehingga ilmu budaya dasar bukan ilmu sastra, ilmu filsafat ataupun ilmu tari yang terdapat dalam pengetahuan budaya, tetapi ilmu budaya dasar menggunakan karya yang terdapat dalam pengetahuan budaya untuk .Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep.
       Karya sastra adalah penjabaran abstraksi,namun filsafat yang menggunakan bahasa juga disebut abstrasi. Maka abstrak adalah cinta kasih,kebahagian,kebebasan dan lainnya yang digarap oleh filsafat. Dalam kesusastraan IBD dapat  meliputi: Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dll.


                A. Pendekatan Kesusastraan.
     Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung  instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai defenisinya sebagai sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra yang kental nuansa puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu contohnya, diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra. Selain itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan (sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.

        B. Ilmu Budaya Dasar yang di Hubungkan Dengan Prosa.
           Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa itu sendiri berasal dari bahasa Latin “prosa” yang artinya “terus terang”. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karena itu, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya. Prosa juga dibagi dalam dua bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru, prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat, dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun. Prosa terbagi atas dua jenis, yaitu prosa lama dan prosa baru.


·         Lima Komponen Dalam Prosa Lama :

·         1. Dongeng-dongeng

·         2. Hikayat

·         3. Sejarah

·         4. Epos

·         5. Cerita pelipur lara


·         Lima Komponen Dalam Prosa Baru :

·         1. Cerita pendek

·         2. Roman/ novel

·         3. Biografi

·         4. Kisah

·         5. Otobiografi
·          
·     C. Nilai-Nilai Dalam Prosa Fiksi
·          
·         Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :

·     1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
·     Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.

·     2. Prosa fiksi memberikan infonnasi
·   Fiksi memberikan sejenis infonnasi yang tidak terdapat di dalam ensildopedi. Dalam novel sexing kita dapat belajan sesuatu yang lebih datipada sejarah atau laporan jumalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.

·     3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural
·   Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang takhenti-hentinya dari warisan budaya bangsa.

·     4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan
·     Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman¬pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan labih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri.


·     D. IBD yang Di Hubungkan Dengan Puisi
·          
·         Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya. Puisi adalah bentuk karangan yang tidak terikat oleh rima, ritme ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat.
·     Kreativitas Penyair Dalam Membangun Puisinya, yaitu ;

·     1. Figura bahasa ( figurative language ) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan memberi kejelasan gambaran angan.

·      2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.

·    3. Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa  penyair sehingga terasa hidup dan memukau.

·     4.Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.

·    5. Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati.
·    Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai   berikut :

·         1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
·         2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
·         3. Puisi dan keinsyafan sosial.

Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan ilmu budaya dasar adalah :
a.Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
b.Puisi dan keinsyafan individual
c.Puisi dan Keinsyafan Sosial


Referensi :


http://www.scribd.com/doc/86304119/Bab-II-Manusia-Dan-Kebudayaan

http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia

http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya




Peranan Sosial Terhadap Lingkungan Masyarakat

I.Pendahuluan


1.1 Latar Belakang      

17 Agustus 2014 merupakan hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke – 69 yang perlu diisi dengan hal – hal  yang bisa mengingatkan kita tentang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Salah satu bentuk kegiatannya adalah dengan cara memeriahkan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Baik dilingkungan RT, tingkat Desa, tingkat Kecamatan, tingkat Kabupaten, tingkat Kotamadya, maupun tingkat Nasional.
Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia, saya selaku warga di wilayah Pulogebang, jakarta timurmengadakan suatu acara perlombaan dan pawai karnaval , dimana acara tersebut dapat meningkatkan rasa-rasa toleransi dan jiwa kemerdekaan. Tentunya kita sebagai warga negara Indonesia harus menghargai perjuangan para pahlawan yang rela mati demi kemerdekaan Indonesi dan tidak lupa pula, kita juga harus meneruskan perjuangan-perjuangan para pahlawan.

1.2 Tujuan
Dengan pembuatan makalah ini saya ingin menyampaikan tujuan dari pembuatan acara perayaan HUT RI Ke 69 tahun diwilayah warga plogebang, jakarta timu yaitu  mempererat tali silahtuhrahmi antara sesama warga Rt 08 Rw 06 Pulogebang jakarta timur, Memupuk jiwa sportiviotas dalam berlomba di antara anak – anak, memupuk semangat rasa persatuan dan kesatuan di warga Rt 08 pulogebang jakarta timur.



II. Pembahasan


2.1 Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar

Ilmu Sosial Dasar meliputi dua kelompok utama yaitu, studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga – lembaga sosial. Yang terutama terdiri dari psikologi, sosiologi, dan antropologi, sedangkan yang lainnya terdiri dari ekonomi dan politik.Materi Ilmu Sosial Dasar terdiri atas masalah-masalah sosial. Untuk dapat menelaah masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengindentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan atas tiga golongan yaitu;

1. Kenyataan-kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangannya. Dalam Ilmu Sosial Dasar kita menggunakan pendekatan interdisiplin/multidisiplin.
2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan¬kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan sosial.Sebagai contoh dari konsep dasar semacam itu misalnya konsep “keanekaragaman” dan kosep “Kesatuan sosial”.
3. Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan lainnya saling berkaitan.    

2.2 Tujuan Ilmu Sosial Dasar      
1.      Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-maslah sosial yang ada dalam masyarakat.
2.      Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
3.      Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
4.      Memahami jalan pikiran para ahli dalalm bidang ilmu pengetahuan lalin dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan maslah sosial yang timbul dalam masyarakat.





III. Isi Pembahasan

Pada makalah ini saya akan mencoba menceritakan peranan yang dapat  saya berikan  terhadap lingkungan sosial warga masyarakat tempat tinggal saya di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur.



Kemeriahan HUT RI ke 69 Tahun

17 Agustus 2014 tepatnya pada hari minggu merupakan hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke – 69 tahun yang mengingatkan kita tentang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memeriahkan nya yaitu salah satu bentuk kegiatannya adalah dengan cara memeriahkan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia baik di lingkungan RT, tingkat Desa, tingkat Kecamatan, tingkat Kabupaten, tingkat Kotamadya, maupun tingkat Nasional. Hari dimana semua masyarakat indonesia di berbagai seluruh pelosok negeri ini  merayakan kesukacitaan negara kita dengan berbagai acara sebagai bentuk rasa syukur kita terhadap kemerdekaan nya negeri ini. Tentunya kita sebagai warga negara Indonesia harus menghargai perjuangan para pahlawan yang rela mati demi kemerdekaan Indonesia dan tidak lupa pula, kita juga harus terus mengenng dan meneruskan perjuangan-perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang telah memperjuangkan negeri ini. Banyak hal hal yang dapat kita lakukan untuk memeriahkan kemerdekaan negera Republik Indonesia salah satunya ialah dengan cara mengadakan lomba-lomba yang mengutamakan kerjasama antar warga.

Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia, saya selaku remaja warga Rt 08 Rw 06 kelurahan pulogebang, kecamatan cakung, jakarta timur yang berperan serta sebagai panitia mengadakan suatu acara di lingkungan warga tempat tinggal saya. Acara tersebut memang kita adakan sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan kemerdekaan untuk negara kita, kegembiraan dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,   Mempererat tali silahtuhrahmi antara sesama warga Rt 08 Rw 06,  Memupuk jiwa sportivitas dalam berlomba di antara anak  anak dan terciptanya kebersamaan di warga Rt 08 Rw 06 Pulogebang . Sudah jauh jauh hari saya dan remaja lain nya mengadakan suatu rapat untuk membentuk suatu panitia untuk memeriahkan acara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 69 tahun yang di adakan di lingkungan warga Rt 08 Rw 06. Saya dan remaja Alhamdulillah telah membentuk panitia acara 17 agustus yang terdiri dari remaja putra dan putri. Rapat demi rapat kita adakan yang akhirnya telah mencapai sepakat bahwa saya dan panitia lainnya akan membentuk acara kegiatan perlombaan 17 Agusutus untuk tingkatan anak anak dari usia 4 tahun sampai 13 tahun dan tingkatan ibu ibu dan dilanjutkan kegiatan karnaval dengan busana adat daerah. Saya dan panitia lainnya merancang sebuah acara perlombaan 17 Agustus yang mengadakan 4 kegiatan perlombaan untuk tingkatan anak-anak dan 2 perlombaan untuk tingkatan ibu-ibu. Lomba untuk anak anak yaitu ada perlombaan membawa kelereng dalam sendok, memasukan pensil dalam botol, lomba membawa bendera lalu dimasukan kedalam botol, lomba makan kerupuk dan untuk perlombaan tingkatan ibu ibu yaitu lomba joget balon dan memindahkan kelerang menggunakan sumpit.

Tepat pada tanggal 17 Agusutus 2014 yang bertepatan dengan hari Minggu pada pukul 08.00 saya selaku panitia beserta panitia lain nya berkumpul di jalan lingkungan tempat tinggal saya, yang kita jadikan sebagai tempat untuk mengadakan acara perlombaan. Saya sebagai panitia dan juga yang lain nya mengapa menggunakan jalanan di lingkungan rumah dikarenakan tidak tersedia nya lahan atau tempat untuk acara perlombaan, tetapi semua itu tidak mengganggu warga lainnya karena warga setempat sudah mengerti dan sudah ada pemberitahuan dari ketua RT 08 sebelumnya. Saya beserta panitia lainnya sudah mempersiapkan sebelum acara dimulai dari meja, alat pengeras suara, peralatan lomba dan lain-lainnya. Kemudian kami memulai acara pelombaan dengan mengumumkan menggunakan pengeras suara untuk memanggil anak-anak yang ingin mendaftar perlombaan yang saya dan panitia adakan yang kemudia satu persatu anak-anak yang ingin mendaftar perlombaan mulai berdatangan dan saya sebagai panitia mulai mencatat anak-anak yang ingin mengikuti kegiatan perlombaan yang kemudian dibagi dalam tingkatan usia dan panitia lain nya juga mencatat untuk perlombaan ibu ibu yang ingin mengikuti perlombaan yang dengan antusias nya anak anak yang ingin mengikuti perlombaan begitu banyak dan kami pun sebagai panitia sampai harus merapihkan barisan anak anak yang begitu banyak sekali dengan rasa sabar, namun semua itu saya merasakan dengan rasa yang bahagia melihat wajah anak anak yang begitu ceria dan penuh semangat yang mengingatkan diri saya seperti dahulu kecil. Setelah mencatat begitu banyaknya anak anak yang antusias mengikuti perlombaan, akhirnya sekitar 35 anak dengan berbagai tingkatan usia telah mendaftar dan acara perlombaan dimulai.

Pada pukul 09.00 lomba pun dimulai satu dengan teriakan penuh semangat yang keluar di acara perlombaan tersebut dari anak anak, orang tua melihat dengan bahagianya anak anak mereka yang sedang berlomba. Teriakan yang tidak pernah berhenti terus menerus yang satu persatu lomba terus berjalan kemudian dilanjutkan ke lomba berikutnya begitu juga seterusnya sampai lomba untuk anak anak terdapat 3 besar untuk maju ke tingkat final. Saat setelah semua perlombaan anak anak telah melewati babak kualifikasi, sekitar pukul 10.45 akhirnya kami memulai untuk babak final, teriakan yang disemangati oleh orang tuanya, teman temannya yang tidak masuk final pun tidak mengurangi teriakan mereka untuk menyemangati teman nya yang memasuki final. akhirnya untuk setiap perlombaan telah kami dapati anak anak yang mendapatkan juara 1 sampai 3 untuk setiap jenis lomba. Bahagia, tawa dan penuh keringat itulah yang saya lihat dan rasakan.

 Saat sekitar pukul 11.30 setelah final lomba anak anak, saya dan panitia lainnya melanjutkan untuk lomba tingkat ibu ibu. Panitia memanggil nama ibu-ibu yang sudah mendaftar lomba joget balon dan memindahkan kelereng dengan sumpit. Kami sebagai panitia lalu menyiapkan peralatan untuk perlombaan, lomba pertama yang dimulai yaitu untuk lomba joget balon. Ada 5 peserta ibu ibu yang telah berpasangan , kemudian untuk lomba joget balon ini, ibu ibu diharuskan menempelkan balon dengan antar kepala sesama pasangannya. Lalu ibu ibu berjoget mengikuti musik yang diputar kemudian di matikan lalu di nayalakan kembali, candaan dan tawaan ditunjukan ibu ibu yang menonton perlombaan. satu demi satu balon terlepas dari genggaman kepala ibu ibu sampai akhirnya kami memilih 3 terakhir peserta yang bertahan lama mempertahankan balon yang di eratkan di kepala antar sesama pasangannya. Pada saat setelah perlombaan joget balon, kami melanjutkan untuk perlombaan memindahkan kelerang menggunakan sumpit. sama seperti lomba sebelumnya, kami mengambil 3 besar untuk medapatkan juara 1 sampai 3. Terdapat 12 peserta ibu-ibu yang mengikuti perlombaan yang kemudian kita bagi dalam 3 kelompok yang terdiri dari 4 peserta lalu lomba pun dimulai. Terdapat ibu ibu yang mengalami kesulitan ada juga yang mudahnya mengambil kelereng dengan teriakan dan tawa juga terlihat dari ibu-ibu yang melihatnya. Akhinya setiap kelompok terdapat 1 orang yang memiliki banyak kelereng yang dikumpulkan yang kemudia kita tandingkan kembali sampai adanya juara 1 sampai 3. Akhirnya perlombaan untuk anak-anak dan ibu-ibu telah selesai pada sekitar pukul 01.00. Saya dan panitia lainnya mengumumkan bahwa untuk untuk seluruh anak anak mempersiapkan untuk acara pawai karnaval yang akan dimulai setelah shalat ashar yaitu pada pukul 15.30 dan untuk pembagin hadiah akan dibagikan setelah acara karnaval selesai. Akhirnya anak anak dan ibu dari orang tua tersebut mempersiapkan anak anaknya untuk acara karnaval dengan berbagai pakaia adat daerah dan kami sebagai panitia untuk  istirahat, makan dan sholat yang kemudian berkumpul kembali pada pukul 15.30.

Pada saat pukul 15.30 setelah kami istirahat, makan dan sholat kami berkumpul kembali di tempat acara lomba untuk pawai karnaval. Saya melihat begitu banyak nya anak-anak yang telah berapakaian dengan berbagai pakaian adat daerah juga aneka pakain lainya dan kekaguman yang hanya saya bisa rasakan melihat lucu, tampan dan cantiknya anak anak kecil yang memakai pakaian adat daerah dan juga aneka jenis pakaian yang dikenakannya. Wajah yang telah di dandani oleh orangtuanya ada juga yang membawa sepeda yang telah dihiasi, berpakaian horor terkumpul di barisan anak anak yang telah siap untuk pawai karnaval lalu kami sebagai panitia pun memulai acara pawai karnaval yang di ikuti oleh anak anak dan orang tua nya yang menemani anak anak nya. Pawai karnaval pun dimulai dengan berkeliling antar Rt ke Rt berikutnya di ikuti dengan bernyanyi anak anak dengan gembira yang tidak pernah berhenti begitupun orang tua juga ada yang ikut bernyanyi. Gerakan pawai karnaval anak anak berkeliling antar warga Rt sekitar sejauh 7 km, mereka tidak pernah terlihat  terasa lelah dan akhirnya pawai karnaval pun mencapai titik akhir yang tempatnya sama dengan kami memulai gerakan pawai karnaval tersebut.

Pada pukul 17.30 kami telah selesai memulai pawai karnvala tersebut dimana semua peserta yang mengikuti acara tersebut terlihat terasa lelah dan senang yang akhirnya yaitu acara penutupan yaitu acara pembagian hadiah untuk pemenang lomba tingkat anak anak dan ibu ibu akan dibagikan, kami sebagai panitia memanggil nama nama pemenang untuk lomba dari juara 1 sampai 3 untuk setiap lomba dan untuk yang membagikan hadiah yaitu selaku ketua Rt 08 kami yaituk Djarot jumadi yang membagikan hadiah untuk lomba anak anak dan ibu ibu. Acara pun selesai dengan sesi foto foto untuk dokumentasi Rt kami, semua yang hadir dalam acara perlombaaan sampai pawai karnval meninggalkan tempat satu persatu. Saya dan panitia lainnya pun menutup acara kegiatan tersebut dengan rasa bangga yang penuh luar biasa dimana kami merasa bisa berperan serta bisa memberikan kontribusi kami untuk anak anak di wilayah warga kami dengan kebahagiaan yang liar biasa. Dengan kegiatan ini saya merasakan makna dari sebuah hari dimana negara kita yang telah merdeka selama 69 tahun begitu banyak makna yang bisa diambil dari para pejuang pendahulu kita yaitu persatuan, kerjasama dan saling gotong royong antar sesama untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai.




IV. Foto Foto Perayaan HUT RI Ke 69 Tahun

Ini adalah tampilan foto foto perayaan HUT RI Ke 69 tahun di wilayah warga Rt 08 Rw 06 Pulogebang, jakarta Timur.

                                                           
  
4.1 Tampilan Foto saat seorang anak membawa bendera untuk memasukannya kedalam botol.

  


 4.2 Tampilan Foto saat anak anak sedang lomba memakan kerupuk




4.3 Tampilan Foto saat perlombaan ibu ibu untuk lomba joget balon            






4.4  anak anak yang menggunakan berbagai baju adat daerah untuk pawai karnaval





V. Penutup

            Demikianlah makalah yang saya buat ini dengan banyaknya kekurangan dan semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Ilmu sosial dasar memberikan arti bagi kita pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarkat sekitar kita dengan mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Begitu banyak peranan kita yang dapat kita berikan terhadap kenyataan yang terjadi dalam masalah sosial di kehidupan sehari-hari yang terjadi di sekitar kita dan semua itu akan memberikan wawasan dan pengetahuan yang berguna bagi kita  dalam kehidupan bermasyarakat. 





Contoh pendistribusian komponen-komponen hardware, Program, Procedure dan jelaskan

Contoh pendistribusian komponen-komponen hardware, Program, Procedure dan jelaskan

1. Komponen distribusi Hardware

Contoh :

a. Modem
Modem berasal dari singkatan Modulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dkirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap p;erangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem” seperti VSAT, Mivrowave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada computer.

b. Printer
Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari trayTray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis/ mencetak pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut.

c. Harddisk
Harddisk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan.Dalam harddisk, terdapat berbagai macam ruang ruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.

d. Scanner
Scanner adalah alat elektronik yang berfungsi sama persis dengan mesin fotokopy. Biasanya fotocopy bisa dilihat langsung hasilnya pada kertas tetapi scanner berbeda apabila di scan ditampilkan pada layar monitor computer kemudian dapat di save atau edit gambar yang sudah discan contohnya di adobe photoshop, selesai di edit fotonya kita bisa menyimpan sebagai file text, jpg, pdf

e. CD-ROM
Merupakan akronim dari Compact Disc Read-Only Memory adalah sebuah piringan kompak  dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700MB  atau 700 juta bit. CD-ROM bersifat read only (hanya dapat dibaca dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat membaca isi CD-ROM, alat utama yang diperlukan adalah CD Drive. Perkembangan CD-ROM terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali  (Re Write / RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.4. Modem  berasal dari singkatan  MOdulator  DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakanpenggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah.

2. Komponen Distribusi Program

Contoh Komponen Program

a. Amoeba
Merupakan sistem berbasis mikro-kernel yang tangguh yang menjadikan banyak workstation personal menjadi satu sistem terdistribusi secara transparan. Sistem ini sudah banyak digunakan di kalangan akademik, industri, dan pemerintah selama sekitar 5 tahun.

b.Angel
Didesain sebagai sistem operasi terdistribusi yang pararel, walaupun sekarang ditargetkan untuk PC dengan jaringan berkecepatan tinggi.  Model komputasi ini memiliki manfaat ganda, yaitu memiliki biaya awal yang cukup murah dan juga biaya incremental yang rendah. Dengan memproses titik-titik di jaringan sebagai mesin single yang bersifat shared memory, menggunakan teknik distributed virtual shared memory (DVSM), sistem ini ditujukan baik bagi yang ingin meningkatkan performa dan menyediakan sistem yang portabel dan memiliki kegunaan yang tinggi pada setiap platform aplikasi.

c. Chorus (Sun Microsystems).
CHORUS merupakan keluarga dari sistem operasi berbasis mikro-kernel untuk mengatasi kebutuhan komputasi terdistribusi tingkat tinggi di dalam bidang telekomunikasi, internetworking, sistem tambahan, realtime, sistem UNIX, supercomputing, dan kegunaan yang tinggi. Multiserver CHORUS/MiX merupakan implementasi dari UNIX yang memberi kebebasan untuk secara dinamis mengintegrasikan bagian-bagian dari fungsi standar di UNIX dan juga service dan aplikasi-aplikasi di dalamnya.

d. GLUnix (University of California, Berkeley).
Sampai saat ini, workstation dengan modem tidak memberikan hasil yang baik untuk membuat eksekusi suatu sistem operasi terdistribusi dalam lingkungan yang shared dengan aplikasi yang berurutan. Hasil dari penelitian ini adalah untuk menempatkan resource untuk performa yang lebih baik baik untuk aplikasi pararel maupun yang seri/berurutan. Untuk merealisasikan hal ini, maka sistem operasi harus menjadwalkan pencabangan dari program pararel, mengidentifikasi idle resource di jaringan, mengijinkan migrasi proses untuk mendukung keseimbangan loading, dan menghasilkan tumpuan untuk antar proses komunikasi.

3. Komponen Distribusi Procedure

Contoh Komponen procedure :

a. RPC
Remote Procedure Call (RPC) adalah sebuah metode yang memungkinkan kita untuk mengakses sebuah prosedur yang berada di computer lain. Untuk dapat melakukan ini sebuah server harus menyediakan layanan remote procedure. Pendekatan yang dilakukan adalah sebuah server membuka socket, lalu menunggu client yang meminta prosedur yang disediakan oleh server. Bila client tidak tahu harus menghubungi port yang mana client bisa merequest kepada
sebuah matchmaker pada sebuah RPCport yang tetap. Matchmaker akan memberikan port apa yang di gunakan oleh procedure yang di minta client.

b. RMI
Remote Method Invocation (RMI) adalah sebuah teknik pemanggilan mentoh remote yang lebih secara umum lebih baik daripada RPC. RMI menggunakan paradigm pemroraman berorientasi obyek (object Oriented Programming) .RMI memungkinkan kita untuk mengirim obyek sebagai parameter dari remote mentoh. Dengan dibolehkannya program Java memanggil method pada remote obyek, RMI membuat pengguna dapat mengembangkan aplikasi Java yang terdistribusi pada jaringan. Aplikasi RMI seringkali terdiri dari dua program terpisah yaitu server dan client. Aplikasi server semacam ini biasanya membuat beberapa objek remote, menyediakan referensi terhadap objek-objek tersebut sehingga dapat di akses, serta menunggu client meninvoke/memanggil menthod dari objek-objek remote tersebut. Aplikasi client mendapatkan referensi remote ke satu atau lebih objek remote di server dan menjalankan method dari objek tersebut.





Followers

widget statistik

Powered By Blogger

.