" Artikel Kesimpulan Tugas SIM 1 "


"ARTIKEL KESIMPULAN"


Kesimpulan Tugas 1 :

"IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF DALAM OPERASIONAL PERUSAHAAN PADA ERA GLOBALISASI"

Pada zaman saat ini penyebab terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak, karena perkembangan pesat teknologi informasi yang bermunculan. 

Penggabungan yang dilakukan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi. Pada bahasan ini ada konsep-konsep yang ada dan membangun sistem-sistem yang sangat berguna bagi pengguna sistem informasi. Oleh karena itu perusahaan harus memiliki kriteria-kriteria (critical success factors) dan ukuran-ukuran (performance indicators) yang dapat dijadikan sebagai barometer sukses tidaknya perusahaan dalam memiliki dan mempertahankan keunggulun kompetitif tertentu. Intinya bahasan ini menjelaskan tentang keunggulan-keunggulan teknologi pada masa era globalisasi.

Kesimpulan Tugas 2  :

"SISTEM INFORMASI MANAJEMEN" 

Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base”. 
Kesimpulan dari pengertian tersebut adalah manusia dan mesin terutama software saling bergantungan karena segala manajemen yang dilakukan oleh seseorang dan segala keputusan harus juga dibantu oleh software-software yang disediakan untuk membantu tugas manusia. Oleh karena itu keduanya saling tergantungan.

kesimpulan Tugas 3 :
 
" EVOLUSI DARI COMPUTER BASED INFORMATION"
 
CBIS  yang biasanya di tugaskan pada manajer memudahkan bagi para manajer untuk melaksanakan tugas-tugasnya. Dengan berkembangnya CBIS manajer dapat merencanakan merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat didalamnya. 

Karena CBIS identik dengan organisme hidup yakni lahir, tumbuh, matang, berfungsi dan mati. Semakin berkembangnya CBIS semakin midah pula kerja manajer. Ada juga manfaat dan kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce. Karena dimana ada manfaat yang diciptakan pasti ada juga kendala-kendala yang akan dihadapi.


Kesimpulan Tugas 4 :

"KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI"

Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran
(output) dengan menggunakan masukan (input) dan segala proses yang diperlukan
untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen. Sesuatu yang nyata atau pun setengah nyata dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Tujuan dari kontrol pengembangan
adalah untuk memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai. Pada intinya keamana dan kontrol sistem informasi harus selalu bersifat aman dan terkontrol. Karena jika tidak para user akan resah apabila segala apa yang telah kita buat tidak aman. Selain itu harus penuh dengan kontrol yang baik pula sehingga bisa berjalan dengan sempurna.


Kesimpulan Tugas 5 :

"E-COMMERCE"

E-Commerce merupakan : perdagangan/perniagaan yang menggunakan media elektronik sebagai perantaranya. Biasanya menggunakan internet sebagai medianya. Banyak media yang digunakan untuk melakukan perdagangan taupun perniagaan. Salah satunya yaitu dengan menggunakan media elektronik. Biasanya difokuskan pada internet. Kita tidak selamanya melakukan perdagangan dengan cara-cara lama. 
Dengan menggunakan media elektronik ini kita dapat lebih mudah dan juga lebih praktis dalam melakukan perdagangan. Karena kita tidak harus bersusah payah lagi harus mencari sesuatu dengan kita terjun langsung ke tempat-tempat yang disediakan. Dengan internet kita juga dapat mencari apa saja yang kita butuhkan. Karena sekarang semuanya sudah terdapat di media elektronik ini. Pada jaman sekarang ini lebih difokuskan agar kita lebih modern dengan segala teknologi-teknologi yang sudah diciptakan. banyak nilai positifnya dengan kita melakukan perdagangan dimedia elektronik. Kita lebih irit waktu, biaya, tenaga dsb.

Intinya Sistem Informasi Manajemen adalah suatu wadah yang sangat membatu para pengguna dalam segala aktivitasnya. Saling membatu antara satu dengan yang lainnya. Kita harus membiasakan dengan segala teknologi ada sudah muncul di dunia yang difungsikan untuk membantu manusia. 

"E-Commerce"

"E-Commerce"
        A  .   Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik :
Pada zaman sekarang, sebuah zaman dalam era globalisasi, setiap orang memiliki ide, kreativitas dalam menjalankan sebuah usahanya, salah satunya yang dilakukan dalam sebuah usaha yaitu perdagangan melalui jaringan elektronik sebagai penggunaan komputer untuk memudahkan semua operasi perusahaan. 
Banyak operasi itu bersifat internal,dilakukan dalam perusahaan oleh bidang fungsional keuangan, manufaktur, pemasaran, SDM dan jasa informasi.Beberapa operasi lain mencakup hubungan perusahaan dengan kedelapan elemen lingkungan(Pemasok, Pelanggan, Serikat Pekerja, Masyarakat/Lembaga Keuangan, Pesaing, Pemegang saham atau Pemilik, Pemerintah, dan Masyarakat global). Teknologi yang dipakai yaitu teknologi yang memakai jasa internet, perusahaan yang memakai jasa internet, untuk melakukan perdagangan yang khususnya dalam bidang elektronik.
Dalam perdagangan melalui jaringan elektronik memiliki 2 jenis tipe dalam bertransaksi, yaitu:
a. Business-to-Customer (B2C)
Perdagangan melalui jaringan elektronik yang berkenaan dengan transaksi antara sebuah perusahaan dengan pemakai akhir dari produk.
Strategi Business to Customer (B2C) melalui Jaringan Elektronik . 
b. Business-to-Business (B2B)
Perdagangan melalui jaringan elektronik yang berkenaan dengan transaksi antara perusahaan-perusahaan yang tidak melibatkan pemakai akhir.

1.Manfaat dari perdagangan melalui jaringan elektronik :
·         Pelayanan pelanggan yang lebih baik
·         Hubungan dengan pemsok dan masyarakat keuangan yang lebih baik
·         Pengembalian atas investasi pemegang saham, dan pemilik yang meningkat

2. Kendala dari perdagangan melalui jaringan elektronik :
·         Biaya Tinggi
·         Masalah Keamanan
·         Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia

3. Jalan Menuju Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
   o   Mengumpulkan intelijen bisnis
Aktifitas mengumpulkan informasi tentang elemen-elemen dalam lingkungan yang berinteraksi dengan perusahaan. Tugas-tugas intelijen dasar yaitu Mengumpulkan Data, Mengevaluasi Data, Menganalisa Data, Menyimpan Intelijen dan Menyebarkan Intelijen

   o   Membentuk suatu sistem antar-organisasi (IOS)
Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal. Mitra Dagang atau Mitra Bisnis adalah perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS.

B. Strategi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Yaitu memiliki berbagai cara seperti;
·         Sistem antar organisasi (Interorganizatonal System-IOS).
·         pertukaran data elektronik (Electronic Data Interchange – EDI).
·         Extranet.
·         transfer dana secara elektronik (Electronic Fund Transfer – EFT).

C. Sistem Antar Organisasai (IOS)

adalah suatu kombinasi perusahaan-peusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai sistem tunggal. Perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS disebut mitra dagang atau mitra bisnis.

Manfaat IOS : 
  • Efisiensi komparatif : internal dan antar organisasi
  • Kekuatan tawar menawawar : kekuatan suatu perusahaan untuk menyelesaikan 
  • perselisihan dengan pemasok dan pelanggannya yang menguntungkan dirinya.
Kekuatan ini berasal dari 3 hal :
§  Keistimewaan produk yang unik
§  Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian
§  Peningkatan biaya peralihan.
D. Pertukaran Data Elektronik(Electronik data interchange – EDI)
adalah transmisi data dalam bentuk yang terstruktur dan dapat dibaca 
mesin secara langsung dari komputer ke komputer di antara beberapa 
perusahaan.
Hubungan EDI yang umum membentuk kaitan antara perusahaan dan 
pemasoknya serta pelanggan.
            Dalam pertukaran data terdapat bagian-bagian penting yaitu;

1. Hubungan EDI yang umum.
EDI akan Membentuk kaitan antara perusahaan dan pemasoknya (supply side) dan 
kaitan antara perusahaan dengan pelanggan (customer side) Set transaksi adalah 
suatu jenis dokumen tertentu seperti faktur. EDI memungkinkan terjadinya Pengisian
Kembali Persediaan oleh Penjual dan Transfer Dana secara Elektronik.

2.  Standar EDI.
EDI memiliki satndarisasi yang digunakan di Amerika Utara dinamakan ANSI ASC X12. 
Standar Internasional dinamakan EDIFACT.

3. Tingkat penerapan EDI.
Pada EDI memiliki Tiga tingkatan penggunaan yang saling berbeda, yaitu :
i.  Pemakai tingkat satu, hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke
sejumlah mitra dagang yang terbatas.

ii. Pemakai tingkat dua, banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah 
mitra dagang, melampaui lini industri.

iii.  Pemakai tingkat tiga, bukan Cuma banyak set transaksi yang ditransmisikan ke 
banyak mitra dagang, tetapi aplikasi computer perusahaan disesuaikan dengan 
pendekatan EDI.
Tujuan tingkat satu dan dua adalah mengubah dokumen kertas menjadi elektronik..

4. Manfaat EDI.
Sebuah EDI memiliki manfaat dalam menjalankan perdaganganya , yaitu
  • Manfaat Langsung : manfaat yang berasal dari teknologi
  • Manfaat Tidak Langsung adalah manfaat lain yang dihasilkan dari manfaat langsung.
  • Hubungan manfaat langsung dan tidak langsung : 
- Mengurangi Kesalahan.
       - Mengurangi biaya.
- Meningkatkan efisiensi operasional.
- Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang.
- Meningkatkan pelayanan pelanggan.

E. Teknologi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik.

Memiliki Pilihan dalam  Teknolog seperti :
  •  Sambungan Langsung (direct connectivity), bekerja sama dengan penyedia jasa    telekomunikasi
  • Jaringan Bernilai Tambah ( value-added network), jaringan ini disediakan oleh penjual yang bukan hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk menggunakan sirkuit itu bagi EDI. 
  •   Internet, memungkinkan suatu jaringan komunikasi global yang tidak hanya menghubungkan para mitra dagang tetapi juga mencakup para pelanggan.

"Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi"

Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi

    A. Pentingnya Pengendalian Sistem Informasi
Pengendalian dalam sebuah system informasi dimaksudkan pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan manajer system informasi untuk meyakinkan bahwa pengendalian-pengendalian di dalam system teknologi informasi masih tetap dilakukan dan masih efektif dalam mencegah  ancaman dan gangguan terhadap system informasi.
Pengendalian dalam system informasi mempunyai arti sejauh mana pengendalian aplikasi mempunyai peran dalam mencegah dan mendeteksi adanya kesalahan-kesalahan  . Sebuah pengendalian dikatakan berhasil ketika kesalahan-kesalahan dapat diminimalisir.       Betapa pentingnya informasi dalam kehidupan manusia, sehingga informasi yang datang tidak boleh terlambat , tidak boleh bias(berat sebelah) harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan relevan dengan penggunanya,sehingga informasi tersebut menjadi informasi yang berkualitas dan berguna bagi pemakainya. Untuk mendapatkan informasi yang berkualitas perlu dibangun sebuah sistem informasi sebagai media pembangkitnya. Sistem informasi merupakan cara menghasilkan informasi yang berguna . informasi yang berguna akan mendukung sebuah keputusan bagi pemakainya.
         B. Tugas Pengendalian Dalam System Informasi

Pengendalian dalam sebuah sistem pada dasarnya berarti menjaga agar sistem beroperasi dalam batas prestasi tertentu. Sebuah sistem yang berada dalam kendali  akan beroperasi dalam batas  toleransi yang telah ditentukan.
Keluaran dari sebuah sistem kadang-kadang tidak sesuai dengan keluaran yang semestinya (standar), hal ini membutuhkan pengendalian melalui sistem umpan balik untuk mencari gangguan-gangguan yang menghambat, sehingga terjadi hal seperti itu.
Agar sistem umpan balik itu dapat berjalan baik maka sistem harus memiliki standar keterukuran keluaran, sensor yang dapat menangkap kondisi setiap keluaran, alat yang dapat membandingkan keluaran yang terjadi dengan keluaran standar, serta alat yang bergerak mengoreksi masukan. Oleh karena sistem keorganisasian mempunyai sifat terbuka, berbagai kemungkinan gangguan bisa terjadi dan tidak terduga. Mengingat hal itu manajer harus mampu dan siap menghadapi segala kemungkinan gangguan dalam hal inilah berlaku “hukum variasi kebutuhan pengendalian”. Tentu saja tidak seluruh tanggapan korektif dari sistem umpan balik harus diterima, hal ini akan tergantung kepada kepentingan organisasi, karena itu berlaku fungsi penyaringan. Artinya hal-hal yang tidak prinsipil dan tidak terlalu mengganggu jalannya organisasi tanggapan korektif bisa diabaikan.

Adapun beberapa unsur pengendalian adalah sebagai berikut :
  1. suatu standar yang memmemperincikan prestasi yang diharap.hal ini besa berupa anggaran prosedur pengoperasian,atau suatu algoritma keputusan.
  2. suatu ukuran prestasi aktual.
  3. suatu perbandingan antara prestasi yang diharapkan dan nyata.
  4. suatu laporan penyimpangan pada sebuah unit pengendalian, misalnya seorang manajer
  5. suatu rangkaian tindakan yang diambil unit pengendalian untuk mengubah prestasi mendatang kalau saat ini ada keadaan yang kurang menguntungkan disertai serangkaian aturan keputusan untuk pemilihan jawaban yang tepat.
Tugas Pengendalian Dalam Sistem Informasi Yang Terdiri Dari :

         a. Kontrol Proses Pengembangan.
Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok. Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dpt memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana yaitu ;

1. Fase Perencanaan             :Mendefinisikan tujuan dan kendala

2. Fase Analisis & Disain      : Mengidentifikasi kebutuhan informasi
                                                 pada kriteria menyusun disain dan standar operasi CBIS

3. Fase Implementas             : Mendefinisikan program pengujian yg dapat 

                                                  diterima memenuhi criteria penampilan untuk 
                                                  memelihara CBIS                     

4. Fase Operasi & Kontrol    : Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama 

                                                  fase SLC yang diimplementasikan dapat
                                                  memenuhi kebutuhan.

            b. Kontrol Desain Sistem.
Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya. Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko, yang terdiri dari :

1. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
ialah Perekaman satu elemen data/lebih pada dokumen sumber

2. Permulaan Dokumentasi Sumber
ialah Perancangan dokumentasi, Pemerolehan dokumentasi dan Kepastian keamanan dokumen.

4. Kewenangan
ialah Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa.

5. Pembuatan Input Komputer
ialah Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data

input dan diproses.

6. Penanganan Kesalahan
ialah Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yang telah dikoreksi ke record entry.

7. Penyimpanan Dokumen Sumber
ialah Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi.
bagaimana dapat dikeluarkan.

              c. Kontrol Pengoperasian Sistem.
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan
keamanan. Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan
menjadi 5 area, yaitu :

1. Struktur organisasional
Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,
Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya
mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.

2. Kontrol perpustakaan
Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana
didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan
media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses
perpustakaan media hanyalah pustakawannya.

3. Pemeliharaan Peralatan
Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer 

Engineer (CE) atau Field Engineer (FE) atau  Teknisi Lapangan menjalankan 
pemeliharaan yang terjadwal atau yang tak terjadwal.

4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang
computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan
penguncian ruang peralatan dan komputer.

5. Perencanaan disaster
Terdiri dari :

            i. Rencana Keadaan darurat
              Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan

           ii. Rencana Backup
              Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya 
              dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara
              normal.

          iii. Rencana Record Penting
              Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan

              tempat penyimpanan kopi duplikat.


          iv. Rencana Recovery
              Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, 
              fasilitas komunikasi dan pasokan-pasokan.


Tugas III ( Pengganti Nilai Mid Test )


Evolusi dari Computer Based Information

Pengertian dari Evolusi dari computer based information system ialah suatu pengembangan CBIS mengikuti system life cycle, yang terdiri dari : Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS. Walau banyak orang mungkin menyumbangkan keahlian khusus mereka untuk pengembangan sistem berbasis komputer, pemakailah yang bertanggung jawab atas siklus hidup sistem. Tanggung jawab untuk mengelola CBIS ditugaskan pada manajer.

Seiiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat. Setelah penerapan, manajer mengendalikan CBIS untuk memastikan bahwa sistem tersebut terus menyediakan dukungan yang diharapkan. Tanggung jawab keseluruhan manajer dan dukungan tahap demi tahap yang diberikan oleh spesialis informasi.

Manfaat Dan Kendala Yang Dapat Diantisipasi dari E-Commerce

Manfaat yang dapat diantisipasi dari E-Commerce :
1. Pelayanan pelanggan yang lebih baik.
2. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.
3. Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.

Kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce :
1. Biaya tinggi.
2. Masalah keamanan.
3. Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia.

Model Yang Digunakan Dalam Model Sistem Umum Perusahaan

Tahap Pemahaman yaitu sebuah proses pemahaman terhadap masalah dengan mengidentifikasi dan mempelajari masalah terhadap lingkungan yang memerlukan data ,mengolah data , mengujinya , menjadikan petunjuk dalam menemukan pokok masalah  mencari solusi (bergerak dari tingkat system ke subsystem).

Sebagian sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian lagi tidak. Pengendalian ini dapat dicapai dengan menggunakan suatu lingkaran yang disebut “Lingkaran Umpan Balik” yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian begitu pula sebaliknya.
a. Sistem Lingkaran Terbuka.
b. Sistem Lingkaran Tertutup.

Pengendalian Manajemen; pihak manajemen menerima informasi yang menggambarkan output sistem.
Pengolah Informasi; Perjalanan informasi tidak selalu dari sistem fisik kepada manajer. Para manajer memperoleh informasi dari sistem yang menghasilkan informasi dari data yang terkumpul.

Management By Exception

Standar dikombinasikan dengan output informasi dari pengolah informasi, memungkinkan manajer untuk melaksanakan management by exceptionManagement by exception adalah suatu gaya yang diikuti manajer, yaitu manajer terlibat dalam aktivitas hanya jika aktivitas itu menyimpang dari kinerja yang dapat diterima. Agar manajer dapat mempraktekan management by exception, harus ditetapkan standar dalam bentuk batas atas dan batas bawah kinerja yang dapat diterima.

Management by exception memberikan tiga keuntungan dasar, yaitu :
manajer tidak membuang-buang waktu untuk memantau aktivitas yang berlangsung secara normal. karena lebih sedikit keputusan yang dibuat, tiap keputusan dapat memperoleh perhatian lebih menyeluruh. perhatian dipusatkan pada peluang-peluang, maupun pada hal-hal yang tidak berjalan semestinya.
Namun terdapat pula sejumlah kendala yang harus diketahui, yaitu :
beberapa jenis kinerja bisnis tertentu tidak mudah ditentukan secara kuantitas sehingga standar tidak dapat ditetapkan.
suatu sistem informasi yang memantau kinerja secara akurat sangat diperlukan.
perhatian harus terus diarahkan pada standar untuk menjaga standar pada tingkat yang tepat.
manajer tidak boleh pasif dan hanya menunggu batas kinerja lewat. Manajer harus bertindak memecahkan suatu permasalahan sebelum situasi menjadi tidak terkendali.
Management by exception merupakan kemampuan dasar yang disediakan CBIS. Dengan membiarkan CBIS memikul sebagian tanggung jawab memantau sistem fisik, waktu manajer dapat digunakan secara efektif.

Followers

widget statistik

Powered By Blogger

.